Keburu Hilang, Coba & Rasakan Sekarang 10 Buah Langka Asal Indonesia Ini


Salah satu keuntungan Indonesia berada di garis khatulistiwa adalah menjadi negara yang subur. Indonesia sangat cocok sebagai penghasil kebutuhan pangan yang produktif. Tak heran jika akhirnya Indonesia menjadi negara agraris. Sayangnya, hal tersebut kurang begitu dimanfaatkan. Nyatanya, Indonesia masih mengimpor buah dari negara lain. Tercatat Indonesia pernah mengimpor buah dan sayur sebanyak 148.216 ton, dengan nilai USD 148,58 juta. Selain kurang peminat, sudah banyak buah-buahan di Indonesia yang sudah mulai langka. Miris ya. Tapi, buah apa saja sih yang mulai langka? Ini dia 10 buah langkah, yang dikutip dari idntimes.com dan pasberita.com :

Baca Juga :
Buah Lobi-lobi


Lobi-lobi termasuk dalam buah yang cukup mudah ditanam, karena dapat tumbuh pada jenis tanah apa pun. Rasa buah lobi-lobi cenderung asam dan sedikit manis. Buah lobi-lobi ini sangat cocok dijadikan rujak, diolah menjadi manisan, asinan, dan selai. Mengandung beberapa vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan, seperti mengatasi diare dan kencing darah.

Buah Manau


Manau merupakan buah dari pohon rotan yang tumbuh di sekitar Bangka, Belitung, Kalimantan. Sekilas tampak seperti buah salak karena bersisik, tetapi ukurannya lebih kecil dan berbentuk oval. Rasa buah manau tidak begitu manis dan membuat lidah bergetar karena cenderung pahit sepat. Biasanya manau diolah menjadi asinan.

Buah Lai


Kamu pecinta durian tentu familiar dengan buah Lai. Buah asal Kalimantan TImur ini memang satu kerabat dengan durian. Porsi dagingnya sekitar 20-40 persen berwarna oranye dengan tekstur agak kering dan halus. Manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah memperlancar percernaan, mencegah stres, menambah nafsu makan, dan lain-lain.

Buah Bisbul


Eits, jangan salah baca! Bukan bisul ya, tapi bisbul. Meski bukan asli dari Indonesia, bisbul sudah cukup lama dikenal dan banyak tumbuh di Bogor. Masyarakat setempat menganggap bisbul sebagai buah khas dari Bogor. Bisbul masih satu famili dengan buah kesemek. Bedanya bisbul tumbuh di dataran rendah dan berhawa panas. Bisbul sangat baik untuk pencernaan, mencegah anemia, dan sebagainya.

Buah Rumbia

Rumbia mempunyai nama ilmiah Metroxylon sagu. Rumbia ini juga biasa disebut dengan pohon sagu, yang merupakan sejenis palma penghasil tepung sagu. Pohon rumbia biasa tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai dan di lingkungan hutan-hutan dataran rendah sampai ketinggian sekitar 700 mdpl. Rumbia ini banyak dijumpai di hutan-hutan Kalimantan. Buahnya berbentuk bulat dan bersisik, hampir mirip dengan kulit salak, tapi ruasnya lebih besar. Buahnya berisi biji dan bobotnya ringan.

Buah Kemunting


Pohon kemunting biasanya tumbuh di atas bukit, khususnya di tanah liat dan bercampur pasir. Buah kemunting berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 1-1,5 sentimeter. Buah kemunting mengandung banyak serat dan rasanya manis. Kemunting matang biasanya  berwarna ungu tua. Sebagian orang memanfaatkan kemunting menjadi pai ataupun selai.

Buah Kelubi


Buah kelubi sering dijumpai di provinsi Sumatera. Lebih tepatnya di daerah Bangka, Riau, Jambi dan Lampung. Rasanya cenderung asam tapi menyegarkan. Beberapa daerah di Sumatera Selatan, biasanya menggunakan kelubi sebagai campuran sambal terasi. Sedangkan, di Kalimantan Timur, kelubi sering dijadikan sebagai manisan.

Buah Keledang


Buak keledang atau biasa dikenal bangsal adalah salah satu jenis buah langka dari Kalimantan. Pohon buah keledang tingginya bisa mencapai 40 meter. Buah ini terlihat seperti nangka dengan warna daging buah yang berbeda. Rasanya manis, sensasinya seperti kolaborasi rasa nangka dan manggis.

Buah Kecapi


Kecapi merupakan jenis buah yang hampir mirip seperti manggis, hanya beda warna saja. Bentuknya bulat pipih berdiameter sekitar 5-6 sentimeter dengan warna kuning keemasan dan berbulu halus. Buah kecapi rasanya cukup manis dengan sedikit asam. Buah ini bisa menjadi obat yang baik mengatasi sakit perut, demam, kram perut, dan lain-lain.

Buah Carica


Buah bernama carica atau karika merupakan buah yang pohonnya hanya bisa tumbuh dan berkembang di beberapa tempat tertentu di dunia, dan salah satunya di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Buah carica mempunyai nama latin Carica Pubescens atau Carica candamarcensis. Buah ini sejenis dengan buah papaya, namun ukurannya jauh lebih kecil. Buah carica ini berbeda dengan papaya dari segi aroma. Buah ini aromanya lebih wangi, daging buahnya lebih kenyal dan rasanya asam.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama