Kamu Penikmat Susu? Ini 5 Jenis Sapi Penghasil Susu Terbaik di Dunia


Sapi merupakan salah satu jenis binatang mamalia darat yang memiliki banyak manfaat. Dari dagingnya yang terkenal lezat untuk diolah dalam berbagai makanan olahan untuk dikonsumsi, susu sapi yang sehat yang kaya protein serta kalsium, bahkan feses dari sapi pun pula bermanfaat untuk diolah menjadi pupuk kandang serta biogas. Hewan herbivora ini pun pula sangat gampang untuk dipelihara karena makanan utamanya berupa rumput serta dedaunan sangat gampang ditemukan di sekitar kita.

Sapi pula termasuk hewan berkelompok yang dapat digembalakan atau dapat digiring menuju bukit atau lapangan dimana banyak rumput hijau segar yang dapat langsung dimakan sapi tanpa susah-susah kita mencarikannya. Jenis sapi perah pun pula bermacam-macam yang ada di Dunia, yang mana hasil produksinya berupa susu segar, keju, margarine, es krim, serta yogurt dapat kamu temukan di pasar tradisional, minimarket, maupun supermarket yang ada di kota kalian. Berikut 5 daftar sapi perah terbaik di dunia yang dikutip dari paperlineblog.wordpress.com :

Baca Juga :
1. Sahiwal Cross


Dari yang paling cocok dengan iklim Indonesia ada Sapi berjenis Sahiwal Cross. Sapi yang cocok untuk daerah tropis Indonesia ini merupakan hasil kawin silang antara sapi Friesian Holstein atau sapi FH endemik daratan Belanda, Australia, Selandia Baru dengan sapi Sahiwal sapi perah asal India. Soal produktivitas susu setiap harinya tidak sebanyak sapi FH Tetapi soal ketahanan tubuhnya sangat kuat untuk daerah tropis. Sapi ini pula kuat terhadap dari serangan parasit – parasit jadi tidak gampang sakit. Serta wilayah dataran tinggi Jawa memang yang paling cocok untuk pemilharaan sapi perah jenis ini.

2. Friesian Holstein


Kualitas terbaik dari kandungan kalsium serta protein yang tinggi berasal dari produksi susu sapi Friesian Holstein ini. Endemik asli sapi ini tersebar di wilayah dataran tinggi Belanda, Australia, Selandia Baru, serta Kanada. Untuk produksi susu yang dapat diperah setiap harinya pun sangat banyak untuk dua kali waktu perah pagi serta sore hari. Warna sapi ini kebanyakn hitam dengan corak putih, atau cokelat kemerahan dengan corak putih.

Tetapi sapi ini untuk soal perawatan serta kebersihan memang memerlukan perhatian lebih karena sifat rentan sakitnya serta sebenarnya kurang cocok untuk wilayah iklim tropis dimana habitat aslinya merupakan di kawasan dataran tinggi subtropis. Sapi ini memerlukan tambahan variasi makanan  selain rumput serta pula vitamin khusus sapi agar kekebalan tubuh serta kualitas maupun kuantitas produksi susunya tetap terjaga. Daging sapi ini pula diminati banyak negara sebagai komoditi daging sapi impor.

3. Jersey


Yang tidak kalah terkenal dari daratan Britania Raya merupakan sapi perah Jersey. Sapi ini asli endemik sebuah pulau kecil di sekitar wilayah kepulauan Inggris yang bernama pulau Jersey. Warna dari kebanyakan sapi jenis ini merupakan hitam dengan corak putih serta cokelat muda atau abu – abu dengan corak putih. Sapi ini tidak cocok untuk iklim tropis padahal secara produktivitas susunya sangat tinggi yang mana habitat yang paling cocok dengan jenis sapi ini merupakan dataran tinggi subtropis.

4. Guernsey


Masih dari kawasan kepulau di sekitar wilayah kepulauan Inggris, sapi jenis ini berasal dari sebuah pulau kecil bernama Isle of Guernsey. Warna khas dari sapi ini berwarna cokelat muda dengan corak putih yang perbandingan warnanya hampir seimbang pada tubuhnya. Kualitas susu sapi yang dihasilkan oleh sapi jenis ini pula sedang dengan tingkat produktivitas susu yang tidak terlalu banyak setiap harinya. serta sapi ini pula cocok untuk dijadikan sapi potong jika sudah tidak produktif lagi, dengan berat dewasa umumnya seberat 1200 pounds atau sekitar 544 kg.

5. Brown Swiss


Dari dataran tinggi swiss, ada jenis sapi perah unggulan dari negara yang terkenal dengan produksi jam tangan serta cokelatnya itu. Sapi perah ini bernama Brown Swiss, karena memang warna dari sapi ini hanya memiliki warna cokelat tua saja dengan dengan sedikit corak cokelat muda pada beberapa bagian tubuhnya.

Untuk produktivitas susu serta kualitasnya, jenis Brown Swiss ini dalam level sedang yang mana tidak sebagus kualitas sapi Friesian Holstein maupun sapi Jersey. Sapi ini pula menjadi penyuplai daging sapi potong jika sudah tidak produktif untuk susu yang beratnya hampir sama dengan jenis Friesian Holstein pada usia dewasa.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama