Mengenal Seluk Beluk dari Mulsa Plastik, Ternyata Punya 20 Manfaat Sekaligus


Tidak dipungkiri kalau ada banyak kendala yang akan menimpa pada saat kita sedang berusaha membudidayakan suatu tanaman. Salah satu upaya untuk pencegahannya dilakukan dengan memasang mulsa. Proses mulching (pemberian mulsa) berfungsi untuk mengatasi potensi dan kemungkinan kondisi pertanaman yang kurang sesuai, terutama pada tanah darat. Menurut bahan bakunya, ada dua jenis mulsa yaitu mulsa organik dan mulsa anorganik.

Contoh mulsa organik yaitu jerami padi, serbuk gergaji, gedebok pisang, sekam padi, pelepah tanaman, dan daun-daunan. Sedangkan contoh mulsa anorganik di antarnya mulsa putih dan mulsa plastik hitam perak. Tidak dipungkiri kalau mulsa organik memiliki keunggulan tersendiri daripada mulsa anorganik. Mulsa ini lebih ekonomis, mudah diperoleh, dan dapat terurai. Namun di sisi lain, mulsa organik memiliki usia pakai yang pendek, tidak tahan lama, dan mudah rusak.

Baca Juga :
- Insecnet Untuk Taman Depan Rumah Anda, Lebih Menarik dan Ramah Lingkungan
- 5 Cara Budidaya Ubi Kayu, Mulai dari Bibit Hingga Panen dengan Bantuan Waring Sayur
- Aneka Greenhouse Terbesar dan Terindah di Dunia, Anda Tertarik Membuat Juga?
- Ternak Kelinci? Perhatikan 6 Syarat Kandang Berikut, Ternyata Paranet Harus Terpasang

Mulsa plastik biasanya digunakan untuk aneka tanaman hortikultura, terutama jenis sayur-sayuran seperti cabe, sayuran daun, atau juga pada budidaya tanaman buah-buahan seperti semangka atau melon. Ada banyak jenis plastik mulsa, dan pembedaannya dilakukan atas berbagai faktor, misalnya warna serta intensitas sinar matahari yang dapat diteruskan, yaitu :

1. Mulsa plastik putih
2. Mulsa plastik merah
3. Mulsa plastik biru
4. Mulsa plastik hitam
5. Mulsa plastik perak
6. Mulsa plastik perak perak, kedua sisi warna perak
7. Mulsa plastik hitam perak (disingkat MPHP), yaitu satu sisi warna hitam dan satu sisi warna perak.

Dikutip dari pakarbudidaya.com dan bibitbunga.com, adapun jenis mulsa yang paling banyak digunakan adalah mulsa plastik hitam perak, karena memiliki dua fungsi. Jenis ini diperkenalkan oleh teknologi dari Jepang dan Taiwan. Warna perak akan memantulkan sinar matahari sehingga air tanah lebih sedikit menguap dan hama enggan datang karena silau (sama seperti pemanfaatan aluminium foil pada sistem hidroponik).

Juga dapat menghindarkan tanaman dari serangan hama bawah daun misalnya aphid, tungau, thrips, ulat, serta jamur atau cendawan. Sedangkan warna hitam akan menghalangi tumbuhnya gulma dan menjaga tanah tetap lembab. Untuk pemasangan mulsa jenis ini, biasanya sisi warna perak digunakan untuk atas dan sisi warna hitam digunakan untuk bawah. Manfaat dan kelebihan dari pemasangan mulsa plastik ini, antara lain :

1. Menjaga tingkat kelembaban tanah
2. Memperbaiki kondisi fisik tanah di permukaan
3. Meningkatkan kesuburan media tanam
4. Memperbaiki absorpsi air oleh benih
5. Menarik datangnya mikroorganisme
6. Mengurangi aliran di permukaan tanah
7. Menekan pertumbuhan gulma
8. Mencegah benih hanyut terbawa air
9. Meminimalisir serangan hama dan penyakit
10. Menyerasikan suhu udara dengan suhu tanah
11. Mencegah media tanam mengalami erosi
12. Mengurangi tingkat fluktuasi suhu lingkungan
13. Mendukung proses pemupukan menjadi efisien
14. Melindungi tanah dari pemadatan akibat hujan
15. Mengurangi penguapan air tanah
16. Menurut penelitian, pemakaian mulsa plastik membuat panen lebih cepat 7-14 hari
17. Meningkatkan hasil panen berkualitas
18. Membuat pemakaian air lebih hemat
19. Meningkatkan efisiensi penggunaan nutrisi tanaman
20. Meminimalisirkan unsur hara pupuk, sebab aliran air tertahan mulsa plastik jadi tidak tercuci

Nah, tunggu apalagi? Segera dapatkan dan pasang mulsa plastik untuk budidaya tanaman Anda, karena manfaat dan kelebihan yang diberikan tidak tanggung-tanggung lagi. Jika Anda membutuhkan mulsa plastik hitam perak dengan harga murah dengan kualitas bermutu, silahkan hubungi kami DISINI dan info lengkap tentang produk silahkan klik DISINI.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama